Minggu, 26 Maret 2017

Quiz manajemen sumber daya manusia


Pertemuan hari ini kita akan membahas tentang quiz

stikom.edu


1. Quiz menanyakan manajer mengelola SDM seiring perubahan teknologi dan demografi.
2. Tentang keterkaitan perencanaa sumber daya manusia dengan strategi perusahaan.
3. Analisis sebuah kasus perusahaan yang seolah kita menjadi seorang manajemen dan tenaga potensial

jawaban 1

       Perkembangan global secara langsung dan tidak langsung memiliki pengaruh terhadap organisasi dan manusia di dalamnya. Budaya global berinteraksi dengan budaya regional, nasional, organisasi dan fungsi-fungsi organisasi termasuk sikap dan perilaku individu di dalamnya sehingga perubahan global juga dapat direspon dan mempunyai hubungan dan pengaruh dengan aktivitas manusia dalam organisasi. Perkembangan global memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan ilmu MSDM karena pada dasarnya memang perubahan itu terjadi pada segenap manusia yang selama ini berada dalam organisasi-organisasi. Perubahan merupakan fenomena yang tidak mungkin dihindari, tetapi bagaimana SDM dapat memanfaatkan perubahan bagi kepentingan organisasi dan anggota-anggota di dalamnya. Jika tidak dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang terjadi maka organisasi akan menjadi ‘status quo’ yang berakhir pada pengurangan bahkan pemusnahan organisasi di masa yang akan datang.

jawaban 2

Strategi perusahaan harus mencakup rencana SDM untuk menjalankan rencananya. Dapat dikatakan bahwa strategi bisnis atau perusahaan  mempengaruhi strategi dan kegiatan bidang SDM. Dan Persaingan strategi organisasi dari suatu perusahaan secara keseluruhan menjadi dasar dari perencanaan SDM.

Perencanaan SDM akan mendukung sasaran global yang bersifat internasional maupun domestik meliputi kebijakan pengintegrasian kompensasi dan sistem benefit serta penerimaan para tenaga kerja. Ada beberapa kemungkinan pendekatan untuk mengetahui strategi yang harus dipilih oleh suatu perusahaan untuk mengilustrasikan hubungan antara strategi dengan SDM. Dua dasar strategi usaha yang dilakukan adalah cost-leadership (perusahaan dengan biaya paling murah) dan differentiation (diferensiasi).

jawaban 3

Bagaimana jika anda menjadi seorang manajemen untuk mempertahankan tenaga potensi yang ada di perusahaan itu ?

Pantauan terhadap kondisi internal berintikan kegiatan  guna memeriksa kesesuaian  kondisi internal dengan  kebutuhan pasar yang senantiasa mengalami peruabahan.  Untuk itu perusahaan  harus memastikan apakah organisasi memiliki sumberdaya (tangible dan intangible)  agar mampu  memenuhi permintaan pasar.  Dalam kaitan ini,  pertanyaan yang harus diajukan adalah apakah sumberdaya manusia  mempunyai kompetensi yang cukup untuk membangun kapasitas  individu dan organisasi sehingga mamapu  kebutuhan  pasar. Lebih dari itu harus dipertimbangkan bahwa untuk merebut pasar, kompetensi yang dibutuhkan bukan hanya  merespon tindakan pesaing,  tetapi mendahului  hingga perusahaan  mempunyai posisi  yang kompetitif. Munro, A (1994)  menjelaskan  kompetensi

Menjadi seorang manajer memang bukan perkara mudah,perlu betahun-tahun pengalaman dan jam terbang serta bidang keilmuan yang mencukupi yang bisa menjadikan ia pantas
disebut dan diangkat menjadi seorang manajer. seorang manajer harus mampu untuk mengatasi masalah dan mampu untuk meramalkan kejadian yang akan terjadi bila sebuah keputusan diambil,namun tidak semua manajer itu berkerja selayaknya seorang manager,ada manajer yang hanya bisa menyuruh-nyuruh dan tidak mau dikoreksi apa bila dia salah dan tidak mau dikritik padahal pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau mendengarkan keluhan dari bawahanya















Selasa, 14 Maret 2017

management talenta

Manajemen Talenta           

Manajemen talenta telah didefinisikan dengan berbagai uraian dalam beberapa versi. Di antaranya adalah sebagai berikut:


- Identifikasi, pengembangan dan manajemen portfolio talenta – yaitu jumlah, tipe dan kualitas para karyawan yang akan mencapai sasaran operasional strategis perusahaan secara efektif. Fokusnya adalah pada pentingnya melakukan identifikasi terhadap portfolio talenta yang optimal, dengan menghitung dampak investasi pada kemampuan perusahaan untuk mencapai sasaran strategik dan operasional yang sesuai atau melebihi dari yang diharapkan


Pentingnya Pengembangan Karyawan dalam Manajemen Talenta


  Manajemen talenta saat ini dirasakan sangat penting. Survei dari berbagai lembaga dunia dan wacana dari beberapa penulis mengidentifikasikan bahwa karyawan bertalenta dan pemimpin semakin hari semakin sulit dicari. Kutipankutipan berikut akan memperlihatkan mengapa dan betapa manajemen talenta dan pengembangan kepemimpinana dilihat semakin penting


- Karyawan bertalenta dan kepemimpinan akan menjadi sumber daya yang semakin langka

- Usia angkatan kerja secara rata-rata akan semakin tua, dan kini orang berkecenderungan untuk memiliki lebih sedikit anak
- Perusahaan-perusahaan akan bergerak menjadi organisasi global
- Kebutuhan emosional karyawan akan semakin penting dari sebelumnya


Pentingnya manajemen talenta?
Manajemen talenta telah diidentifikasi sebagai strategi kunci untuk mengatasi sejumlah Masalah sumber daya yang sangat penting dalam pelayanan umum pada perusahaan, departemen, organisasi seperti; penuaan tenaga kerja dan tingkat pensiun yang meningkat, pasar tenaga kerja yang ketat, daya saing yang terbatas, perubahan cepat dalam pekerjaan, dan kebutuhan tenaga kerja yang beragam di semua tingkatan.
Karyawan bertalenta, seperti didefinisikan oleh Ed Michaels, Helen Handfields-Jones, dan Beth Axelrod, adalah karyawan kunci yang memiliki: “pemikiran strategik yang tajam, kemampuan kepemimpinan, keterampilan komunikasi, kemampuan menarik dan memberikan inspirasi kepada orang-orang, memiliki insting kewirausahaan (enterpreneurial instincts), keterampilan fungsional, dan kemampuan menciptakan hasil-hasil”.
Manajemen talenta sekarang ini dirasakan sangat penting. Data lain yang menarik berkaitan dengan manajemen talenta ini dapat dilihat dari hasil riset McKinsey tahun 1997 dan 2001 yang mengungkapkan beberapa hal menarik:
Karyawan bertalenta dan kepemimpinan semakin bertambah langka. Karyawan dan pemimpin berkualitas yang memasuki angkatan kerja lebih sedikit untuk menggantikan pemimpin yang sudah tua dan pensiun

Minggu, 05 Maret 2017

Human Resouce Management

HRM adalah fungsi organisasi yang berhubungan dengan isu-isu yang berkaitan dengan orang-orang seperti kompensasi, perekrutan, manajemen kinerja, pengembangan organisasi, keselamatan, kesehatan, manfaat, motivasi karyawan, komunikasi, administrasi, dan pelatihan. HRM juga merupakan pendekatan yang strategis dan komprehensif untuk mengelola orang dan budaya kerja dan lingkungan. Efektif HRM memungkinkan karyawan untuk berkontribusi secara efektif dan produktif ke arah perusahaan secara keseluruhan dan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. HRM bergerak menjauh dari personil tradisional, administrasi, dan peran transaksional, yang semakin outsourcing. HRM sekarang diharapkan untuk menambah nilai pemanfaatan strategis karyawan dan program kerja dampak bisnis dengan cara terukur. Peran baru HRM melibatkan arah strategis dan metrik HRM dan pengukuran untuk menunjukkan nilai


HRM itu penting?


1. Karena HRM merupakan divisi yang dibutuhkan oleh suatu organisasi dalam meng organize fungsi dari pada manajemen.
Contohnya : Memilih, melatih dan mengevaluasi dari pada pekerjaan yang ada.


2. Sebagai alat strategi yang sangat penting
Yaitu, HRM membantu organisasi agar tetap mempunyai keunggulan kompetitif.


3. Membantu untuk menguatkan.
Maksudnya ialah Jika perform dari pada pelatihan pekerjaan tinggi maka akan meng-upgrade cara kerja dari individual masing-masing dan juga organisasi terkait





proses dari pada HRM


Fungsi dari pada proses HRM


· Memastikan bahwa karyawan yang berkompeten lah yang terpilih.
· Menyediakan “update knowledge and skill” bagi para karyawan yang terpilih.
· Memastikan karyawan yang berkompeten dapat dipertahankan.


Faktor Lingkungan


· Pesatuan para Pekerja
Yaitu, suatu organisasi yang mewakili para pekerja yang berusaha melindungi keinginannya dengan menggunakan kesepakatan.
Contohnya : Jam kerja, jam lembur, kondisi kerja.


· Peraturan Pemerintah
Yaitu, Membatasi kebijakan manajerial untuk merekrut, mempromosikan, dan
memberhentikan pekerjanya.